.: SMAN 1 Kedungwuni Pekalongan .:. Official Website :.

Tips dan Trik untuk Meraih Karya Prestatif

KIRMengadakan penelitian sebelum menulis karya tulis ilmiah  seharusnya sudah menjadi kewajiban bagi anggota Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) karena dengan melakukan penelitian, seorang penulis dapat mengetahui dengan lebih dalam tentang seluk beluk subjek yang hendak ia bahas dalam tulisannya. Namun demikian, masih banyak penulis yang enggan meneliti subjek yang hendak dibahasnya, entah karena merasa sudah mengenal betul subjek tersebut atau karena malas untuk mencari tahu lebih dalam lagi.

Padahal, penelitian yang sederhana sekalipun akan memberi masukan kepada si penulis, sehingga akan mengangkat kualitas tulisannya. Di bawah ini ada beberapa tips dan trik menulis KTI yang berkaitan dengan penelitian sebelum menulis :

  1. Lakukanlah survei terhadap topik atau tema penelitian yang hendak ditulis. Cari tahu, apakah sudah ada orang yang meneliti apa yang akan Anda tulis. Dengan melakukan survei, Anda juga dapat melihat arah yang bisa Anda jelajahi. Sudut pandang yang segar sering kali menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca.
  2. Buatlah arsip dari hasil penelitian Anda. Mungkin ini bukanlah bagian penelitian yang paling menyenangkan, namun kegiatan ini akan sangat membantu dan menguntungkan, terutama ketika Anda merancang metode penelitian Anda dan menyempitkan subjek yang ingin Anda bahas. Arsip-arsip yang terkumpul itu menjadi aset yang sangat penting bagi penulisan karya Anda. Semakin Anda menenggelamkan diri dalam informasi yang terkumpul, Anda akan semakin bisa melihat apa saja yang Anda butuhkan dan bagaimana Anda mendapatkannya secara sistematis. Semakin Anda mendapatkan informasi yang Anda butuhkan, Anda akan mulai melihat arah baru yang sebelumnya tidak nampak.
  3. Inventarisasikan informasi-informasi penting yang Anda temukan mengenai subjek yang ingin Anda bahas. Simpanlah catatan-catatan, karya tulis,
  4. Luaskan cakupan penelitian Anda. Bicaralah dengan orang-orang yang dapat menolong Anda menemukan apa yang Anda perlukan. Gunakan arsip Anda sebagai dasar untuk melacak orang-orang yang namanya tercantum dalam arsip tersebut -- termasuk penulis dan peneliti lain. Gunakan daftar pustaka dari buku yang ditulis oleh para ilmuwan, para ahli, dan para peneliti yang ada; lacaklah sumber yang mereka pakai -- buku-buku, karya tulis, lembaga-lembaga, maupun individu-individu. Ya, bicaralah dengan orang-orang berkompeten untuk menolong Anda dalam penelitian ini. Bagi Anda yang meneliti IPA misalnya, guru mata pelajaran Fisika Anda adalah salah seorang yang tepat untuk diajak berdiskusi tentang hukum-hukum Fisika yang berlaku dalam alat-alat yang digunakan manusia sehari-hari. Arsip-arsip yang sudah terkumpul juga akan sangat menolong Anda untuk bertemu dengan orang-orang kunci itu, walaupun beberapa orang mungkin tidak dapat ditemui secara langsung. Nama orang-orang yang tercantum dalam buku-buku, artikel maupun hasil penelitian adalah petunjuk yang sangat berharga. Buatlah daftar nama orang-orang itu, lalu carilah cara untuk dapat menghubungi mereka. Beberapa orang mungkin dapat dihubungi dengan telepon atau surat elektronik, tetapi beberapa lainnya dapat Anda "temui" dengan cara membaca tulisan mereka.

PRINSIP-PRINSIP DALAM PENELITIAN
Prinsip 1:   Aturlah penelitian Anda. Buatlah sistem penyimpanan data yang nyaman bagi Anda, kategorikan foto-foto, catatan, dokumen, dan salinan yang Anda buat ke dalam map tertentu. Beri label semua hasil rekaman Anda, lalu simpanlah di tempat yang aman. Setelah Anda selesai mengumpulkan data-data penelitian Anda, gunakanlah beberapa menit (atau jam) untuk membandingkan catatan-catatan Anda atau bahkan menuliskannya kembali agar lebih jelas.
Prinsip 2:   Jangan sekadar membuat catatan, buatlah catatan mengenai mengapa Anda membuat catatan itu; mengapa catatan itu penting bagi keseluruhan tulisan Anda? Mengapa mengumpulkan kliping ini-itu? Ingatlah bahwa Anda tidak menulis bagi diri Anda sendiri -- atau diri Anda dalam keadaan ini -- Anda sedang menulis untuk diri Anda di beberapa bulan atau tahun yang akan datang dan harus memahami informasi yang Anda kumpulkan saat ini. Jangan membuat tulisan yang membingungkan, sebaliknya tulislah catatan itu secara sistematis.
Prinsip 3:   Penelitian yang hebat akan menjadi hal yang sia-sia jika Anda tidak dapat menemukan informasi yang Anda perlukan. Karena itu, biasakanlah untuk memberi label pada setiap temuan Anda, memasukkan informasi-informasi baru dan membuat catatan yang jelas. Sering-seringlah menyalin data-data penting dan menyimpannya secara terpisah dari data asli di tempat penyimpanan yang dapat diakses sewaktu-waktu.

KIAT  SUKSES DALAM MENELITI
Kiat sukses dalam meneliti setidaknya melewati proses 6–N  : NITENI (Mengenali penelitian yang selalu menang lomba), NIROKE (Meniru penelitian lain sbg inspirasi kita), NAMBAHI (mengembangkan/menyempurnakan penelitian yang tlh dilakukan),NEMOKE (menemukan ide-ide penelitian yang menarik), NULISKE (Menulis hasil penelitian melalui KTI), NGLOMBAKE (Selalu rajin/aktif mengikuti Lomba KTI tingkat kota/kab-provinsi, nasional-internasiola)

Oleh : Noerhidayah S.,S.Sos.
(Disampaikan pada kegiatan Pra Survei Penelitian Tahun 2013 bagi anggota Ekskul KIR SMANDUNG Tahun 2013)